Kenapa Sukun Membuat Huruf Tidak Berharakat?
Aku lihat tanda sukun bentuknya seperti bulatan kecil di atas huruf Arab. Kalau ada sukun, huruf itu dibaca tanpa bunyi a, i, atau u setelahnya.
Contohnya bunyi “ab”. Huruf b di akhir tidak berbunyi “ba”, “bi”, atau “bu”. Bunyinya berhenti pada “b”. Jadi sukun bukan membuat huruf hilang. Hurufnya tetap terdengar, tetapi tidak punya harakat pendek.
Aku sempat mengira sukun artinya harus diam sama sekali. Ternyata bukan begitu. Kita tetap mengucapkan hurufnya, hanya tidak menambahkan bunyi vokal. Karena itu lidah dan mulut tetap harus berada di tempat keluarnya huruf yang benar. Kalau asal berhenti, bunyinya bisa jadi kurang jelas.